SD & SMA AL MUSLIM HADIRI SARASEHAN & PEMBERIAN PENGHARGAAN SEKOLAH ADIWIYATA KABUPATEN 2024 DI RUANG RAPAT DINAS LINGKUNGAN HIDUP DAN KEBERSIHAN KABUPATEN SIDOARJO

2024-10-30

Rabu, 30 Oktober 2024 hadir 31 sekolah di Ruang Rapat Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo yang bertempat di Jl. Raya Siwalanpanji No. 36 Buduran, Sidoarjo untuk memenuhi undangan kegiatan sarasehan & pemberian penghargaan sekolah adiwiyata kabupaten 2024. 

Pada tahun ini Sidoarjo berhasil mengantarkan 11 sekolah peraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten 2024 yang terdiri dari SDN Cemandi, SDN Siwalanpanji, SD Muhammadiyah 3 Ikrom, SD Plus Fatimah Az Zahro’, SMPN 3 Waru, SMPN 4 Waru, SMPN 3 Taman, SMPN 2 Krian, SMPN 1 Wonoayu, SMPN 2 Krembung, SMPN 2 Jabon.

Sementara Sekolah Adiwiyata yang ikut pula hadir dalam event adalah SD Al Muslim, SD Hangtuah 10, SDIT El Haq, SMPN 1 Porong, SMPN 1 Tarik, MTSN 1 Sidoarjo, SMPN 2 Sukodono, SMPN 2 Wonoayu, SMPN 1 Sedati, SMPN 1 Sukodono, SMPN 2 Gedangan, SMPN 2 Tarik, SMPN 1 Waru, SMPN 3 Candi, SMPN 1 Gedangan, SMPN 1 Balongbendo, SMPIT Darul Fikri, SMAN 1 Krembung, SMAN 2 Sidoarjo, dan SMA Al Muslim.

Dari masing-masing sekolah penerima penghargaan Sekolah Adiwiyata Kabupaten mengirimkan 2 peserta yang terdiri dari Kepala Sekolah dan Tim Adiwiyata, sedangkan bagi sekolah yang mendapatkan undangan sebagai peserta sarasehan mengirimkan 1 perwakilan. Kali ini SD Al Muslim mengirimkan Zaimatus Zaifaro, M.Pd., dan SMA Al Muslim mengirimkan satu orang guru.

Hadir pula Bapak Drs. Basuki Sugiarto, M.Si selaku Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo dan Ibu Retno Winahyu, ST, Plt Kepala Bidang Penaatan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup. Dalam sambutan pembukaannya, Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo menyampaikan pentingnya menerapkan ruh Adiwiyata di setiap segmen kehidupan. 

“Sungguh sangat luar biasa jika dalam kehidupan ini kita semua mampu menerapkan ruh Adiwiyata di setiap aktivitas. Dimanapun itu, dan apapun itu yang kita lakukan. Di kantor, di sekolah, di rumah, dimana pun kita berada,” dalam sambutannya pula beliau menyampaikan bahwa Adiwiyata bukan sekedar gebyar sebuah kegiatan. “Adiwiyata adalah sebuah program yang mengajak kita dan semua warga sekolah dan masyarakat sekitar untuk berproses tumbuh memiliki budaya peduli lingkungan. Jadi setelah mendapatkan penghargaan, maka sudah menjadi sebuah keharusan untuk terus berusaha menjaga keberlangsungan budaya-budaya peduli lingkungan sampai kapan pun.”

Dalam kesempatan ini pula dilakukan sharing pengalaman perjalanan menjadi sekolah Adiwiyata. Berbagi pengalaman ini disampaikan oleh SMPN 3 Candi, SMAN 2 Sidoarjo, SMPN 2 Sukodono, dan SD Al Muslim. Berbagai pengalaman menarik dan menggugah semangat untuk beradiwiyata disajikan dengan apik oleh sekolah-sekolah yang ada, termasuk SD Al Muslim. 

SD Al Muslim merupakan sekolah Adiwiyata yang lahir pertama di Kabupaten Sidoarjo. Penghargaan sebagai sekolah Adiwiyata Mandiri berhasil diraih pada 2012. Di tahun 2024, SD Al Muslim kembali ditetapkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. 

“Keberhasilan yang diraih SD Al Muslim tidak lepas dari dukungan penuh Kepala Sekolah, Guru, Orang Tua, Peserta Didik, semua elemen yang ada di Al Muslim dan masyarakat sekitar, serta berbagai pihak termasuk Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Sidoarjo.” Ungkap Zaimatus Zaifaro, M.Pd. ketika sharing pengalaman dengan sekolah-sekolah yang ada. 


wa