Jumat-Sabtu, 31 Januari - 1 Februari 2025 kelas XII SMA Al Muslim melaksanakan “MABIT,” bukan Mabit di Muzdalifah atau Mina, namun "Malam Bina Iman dan Takwa" dalam rangka meningkatkan spiritual untuk menyiapkan diri menghadapi PSAJ dan SNPMB tahun ajaran 2025/2026. Rangkaian acara sesua schedule antara lain: salat Asar berjamaah, pembacaan Al Ma'tsurat, Ice Breaking, ishama, motivasi spiritual, istirahat, tahajud, salat Subuh, pembacaan Al Ma'tsurat pagi, olahraga, bersih diri, sarapan pagi, dan pulang. Siswa kelas XII dimasuk mulai pukul 14.30 pada hari Jumat dan pulang pukul 09.00 pada hari Sabtu. Seluruh rangkaian melibatkan siswa sebagai petugasnya sebagai upaya memberikan ruang pada calon pemimpin untuk berlatih dan membiasakan diri menjadi pemimpin di masyarakat.
Tema MABIT “SHAPING AN EXCELLENT GENERATION WITH ISLAMIC VALUES” bertujuan untuk untuk mencetak generasi yang baik dengan nilai-nilai Islami, yaitu sesuai dengan visi SMA Sang Pemimpin yaitu mampu mengembangkaan dan neghasilkan generasi muslim yang siap menjadi Khalifah Fil Ardh yang rahmatan lil alamin dan berakhlakul karimah. Ice breaking dilaksanakan setelah salat Asar berjamaah dengan seluruh siswa kelas X-XII dan dipandu oleh Ust. Misbahus Surur, S.Pd. Gr. Waka Kesiswaan dengan sambung ayat dari surat Al-Waqiah. Bagi yang salah dalam sambung ayat diberi punishment untuk memimpin ice breaking sesuai ide mereka. Seru sekali!
Acara inti motivasi sepiritual dimulai setelah salat Isya berjamaah dengan imam Ananda Rasya. Tepat pukul 20.10 Ustadzah Riani membuka acara dan dilanjutkan sambutan oleh Kepala Sekolah SMA Ustadzah Dr. Mahmudah, S.Ag., M.Pd. Dalam sambutannya KS Alumni doktoral UNESA menyampaikan beberapa hal antara lain: bersyukur bisa menghadiri mabit; agar meningkatkan kecerdasan spiritual, tidak hanya memiliki kecerdasan intelktual; dan bisa melakukan refleksi diri untuk menyiapkan masa depan. “Kalian wajib memohon doa restu orangtua dan berbakti kepadanya,” pesannya kepada anak-anak karena kunci kesuksesan berada di tangan kedua orangtua. Sambil memohon maaf kepada orangtua wali murid, bahwa mabit dilaksanakan di lantai empat, ia berkata: “Sengaja kami laksanakan di lantai 4 sekaligus sebagai olahraga.” Gelak tawa orangtua membahana karena setiap hari anak-anak naik turun tiga kali untuk salat dluha, dluhur, dan ashar.
Motivasi spiritual dimulai pukul 20.20 dibimbing oleh Ust. Ahmad Rifa'i, S.E., C.Ht. Trainer Nasional dari Nurul Hayat. Mengawali acara dengan diputarkan film pendek Life Vest Inside dimana dikiksahkan bahwa seseaorang yang menolong oraang lain, maka akan kembali kepadanya. Hal iti dipadukan dengan ilmu kekekalan energi dalam fisika. Ya, siapa yang menanam, pasti akan menuai. Dalam motivasinya berangkat dari tiga pondasi: buang perasaan malasmu, bangunkan keyakinan dirimu, dan raih ridho dan doa dari orang tuamu. Acara diakhiri pada pukul 22.20 dengan sesi doa yang dirangkai memohon doa restu orangtua. Mereka terharu dan larut dalam tangisan doa. Sukses berkah selalu. (Reporter_gussim99)